Gerakan Sedekah Sampah Indonesia
GRADASI
Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (GRADASI) merupakan program yang mengampanyekan perubahan perilaku untuk mengurangi pencemaran sampah di lingkungan hidup dengan cara menyedekahkan atau memberikan berbagai jenis sampah yang masih layak guna ke rumah ibadah, maupun tempat-tempat lainnya.
Mengapa GRADASI?
Masyarakat diajak memilah sampah dari rumah dan mensedekahkan sampahnya
Sampah yang disedekahkan adalah sampah yang masih bernilai dan bersih (plastik, kertas, logam, kaca, elektronik, dan yang lainnya)
Menyelaraskan ajaran agama dan lingkungan hidup terkait kebersihan
GRADASI dapat dilakukan dengan efektif jika sudah ada pengurus minimal 2 orang, pengepul, dan fasilitas seperti kotak sedekah sampah serta area khusus.
Meningkatkan perekonomian dan membantu memberdayakan masyarakat
Hasil dari GRADASI dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan bersama (menambahkan kas rumah ibadah, membantu jama’ah, dan menyantuni masyarakat sekitar).
Bersedekah Dalam Bentuk Sampah
Capaian sedekah sampah yang berhasil dikumpulkan s/d 2024
1,108.3
ton sampah yang sudah terkumpul
5.3
(Milyar IDR) Nilai Transaksi
1,299,523
masyarkat yang terlibat
140
Masjid
42
Gereja
Katolik
5
Pura, Vihara,
& Klenteng
12
Universitas
6
Gereja
Protestan
338
Sekolah
& Pesantren
27
Kantor
Pemerintah
347
Komunitas
Masyarakat
7
Kantor
Perusahaan
Peta Sebaran Instansi

Skema Implementasi
Sedekah Sampah
GRADASI adalah salah satu wujud nyata dari kolaborasi ini. Dengan melibatkan lebih dari 200 tempat ibadah dan komunitas, GRADASI berhasil mengumpulkan banyak sampah yang bernilai ekonomi untuk dikelola secara optimal. KLH mengapresiasi gerakan ini sebagai contoh inovasi sosial yang mampu memperkuat kesadaran publik sekaligus memberikan dampak nyata terhadap pengelolaan sampah di tingkat lokal. Kami berharap inisiatif ini dapat terus berkembang dan menginspirasi gerakan serupa di berbagai wilayah, sehingga bersama-sama kita dapat mewujudkan Indonesia yang bebas dari polusi plastik.
Testimonial & Kisah Inspiratif
Kata mereka tentang gerakan sedekah sampah.
Bu Ngadil
Donatur Sedekah Sampah Masjid Al Muharram YogyakartaTidak hanya merasakan manfaat dari beramal dengan menyumbangkan sampah untuk masjid dan masyarakat sekitar, namun saya juga terdorong untuk terus melakukan sedekah sampah karena kebermaknaannya yang sangat besar
Ibu Esti
Kepala Sekolah Muhamadiyah 10 Kota YogyakartaDengan adanya sedekah sampah di sekolah kami, alhmadulilah kami telah berhasil meluluskan kurang lebih 30 siswa dari hasil sedekah sampah.
Bapak H. Ippi
Pengurus Masjid Kayu Albina Kecamatan Pemali Bangka BelitungProgram sedekah sampah yang kami jalani saat ini sangat disambut baik oleh para warga dan jamaah masjid karena hasil sedekah sampah ini kami donasikan untuk warga yang mualaf dan kurang mampu lainya.
Pak Ananto
Fasilitator GRADASI YogyakartaGerakan akar rumput ini sangat perlu untuk dilestarikan. Bukan hanya dampaknya yang positif dan luas, namun juga pelaksanaannya yang sangat mudah, yang mana hal itu secara langsung mendidik kita ke arah yang lebih baik.
Bu Atik
Kader Posyandu Kabupaten BantulHasil Penjualan Sedekah Sampah Sangat Membantu Kami Dalam Menyediakan Makanan Tambahan Yang Bergizi Untuk Anak Balita

Berita & Update
Berita terkait gerakan sedekah sampah
Patriot Bond Danantara Incar Rp50 T, Biayai Proyek Sampah Jadi Energi Baca artikel CNBC Indonesia
Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir mengatakan Patriot Bond merupakan instrumen pembiayaan strategis yang lazim digunakan di berbagai neg...
SelengkapnyaGubernur Jadikan Persoalan Sampah Prioritas Super Mendesak, Timbulan Sampah Harian Bali Capai 3,4 Ribu Ton/Hari
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, bersyukur karena Menteri Lingkungan Hidup semakin tegas dalam hal pengelolaan sampah. Menurutnya, ke...
SelengkapnyaPesimis Target Pengurangan Sampah Laut Bakal Tercapai
Tahun 2025 menjadi batas akhir pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut (RAN-PSL) yang berlangsung sejak 2018. Selama delapan tahun,...
Selengkapnya
